Berita Terkait

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS-Statistics Sumatera Utara Province)
Jl. Asrama No. 179 Medan 20123 Indonesia
Telp (62-61) 8452343
Faks (62-61) 8452773
Mailbox : [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik
22 Juni 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya
Pada senin, 22 Juni 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) menyelenggarakan kegiatan Anak Medan mOnday Reaction (AMOR) di Aula Lantai 5 BPS Provinsi Sumatera Utara. Pada kesempatan kali ini tema yang diusung yaitu “Pantun Bukan Sembarang Pantun!” yang dibawakan oleh tiga pegawai BPS Provinsi Sumatera Utara yaitu Hadziq Shubhan, Fahriza Rianda, dan Muhammad Riza.
Dalam kesempatan kali ini, peserta mendapatkan pengetahuan terkait pantun. Materi yang disampaikan sangat banyak mulai dari sejarah pantun, pantun di berbagai wilayah di Indonesia, istilah pantun di Sumatera Utara, jenis-jenis pantun, contoh pantun, dan masih banyak lagi.
Setelah penyampaian materi, untuk melatih dan meningkatkan kemampuan peserta dalam berpantun, diadakan sebuah challenge berpantun. Sebanyak tiga peserta dipilih melalui spin wheel untuk mengikuti tantangan tersebut.
Peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan berpantun memperoleh hadiah dari pemateri sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Dadan Supriadi, Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sumatera Utara.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan sesi curhat bersama Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara, Asim Saputra. Dalam kesempatan tersebut, Asim Saputra menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi tidak terlepas dari peran dan kontribusi seluruh pegawai BPS Provinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu, seluruh pegawai diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif serta memberikan dukungan optimal demi menyukseskan kegiatan Sensus Ekonomi.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Internalisasi Budaya Kerja yang disampaikan oleh Jeffry Monang Pandiangan, Analis SDM Aparatur Ahli Muda.
Jeffry juga menyampaikan bahwa budaya kerja yang kuat akan membentuk lingkungan kerja yang profesional, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.