| Tanggal Rilis | : | 3 Juli 2017 |
| Ukuran File | : | 0.446759 MB |
Abstraksi
Pada bulan Juni 2017, 3 (tiga) kota IHK di Sumatera Utara mengalami inflasi, yaitu Sibolga sebesar 0,38persen, Medan sebesar 0,24 persen, dan Padangsidimpuan 1,09 persen. Sedangkan Kota Pematangsiantarmengalami deflasi sebesar 0,07 persen. Dengan demikian, Sumatera Utara pada bulan Juni 2017mengalami inflasi sebesar 0,26 persen.Bulan Juni 2017, Medan inflasi sebesar 0,24 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 131,73 pada bulanMei 2017 menjadi 132,05 pada bulan Juni 2017. Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yangditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 1,94 persen,kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,76 persen; kelompok kesehatan sebesar0,32 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan inflasi sebesar 0,20 persen.Sedangkan kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 1,50 persen; kelompok sandang deflasisebesar 0,84 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga tidak mengalami perubahanindeks.Komoditas utama penyumbang inflasi selama bulan Juni 2017 di Medan antara lain: tarif air minum pam, tariflistrik, wortel, mie, daging sapi, kentang, dan angkutan antar kota.Dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,83 persen denganIHK sebesar 139,08. Inflasi terendah terjadi di Pekanbaru sebesar 0,15 persen dengan IHK 130,24.Sedangkan satu-satunya kota yang mengalami deflasi terjadi di Pematangsiantar sebesar 0,07 persendengan IHK 132,71.Di Indonesia, pada bulan Juni 2017 dari 82 kota yang diamati Indeks Harga Konsumennya (IHK), 79 kotamengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 4,48 persen dengan IHK 150,91.Sedangkan inflasi terendah terjadi di Merauke sebesar 0,12 persen dengan IHK sebesar 135,57.