| Tanggal Rilis | : | 1 November 2018 |
| Ukuran File | : | 0.882630 MB |
Abstraksi
Pada bulanOktober 2018, seluruh kota IHK di Sumatera Utara mengalami inflasi, yaituSibolga sebesar 1,24 persen; Pematangsiantar sebesar 0,80 persen; Medan sebesar1,44 persen; dan Padangsidimpuan sebesar 0,11 persen. Dengan demikian, gabungan4 kota IHK di Sumatera Utara pada bulan Oktober 2018 mengalami inflasi sebesar1,31 persen.BulanOktober 2018, Medan inflasi sebesar 1,44 persen atau terjadi peningkatan indeksdari 137,28 pada bulan September 2018 menjadi 139,26 pada bulan Oktober 2018.Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknyaindeks seluruh kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 4,20persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,53 persen;kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,71 persen;kelompok sandang sebesar 2,06 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen;kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,16 persen; dan kelompoktransportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,25 persen.Komoditasutama penyumbang inflasi selama bulan Oktober 2018 di Medan, antara lain cabaimerah, upah pembantu rumah tangga, ketupat/lontong sayur, bensin, sawi hijau,gaun/terusan, dan cabai rawit.Dari 23kota IHK di Pulau Sumatera 19 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadidi Medan sebesar 1,44 persen dengan IHK sebesar 139,26 dan terendah terjadi diBandar Lampung sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 134,39.