| Tanggal Rilis | : | 4 Januari 2021 |
| Ukuran File | : | 0.594188 MB |
Abstraksi
.Pada Desember 2020, seluruh kota IHK di Sumatera Utara inflasi, yaitu Sibolga sebesar 1,32persen; Pematangsiantar sebesar 1,47 persen; Medan sebesar 0,65persen; Padangsidimpuan sebesar1,00 persen; dan Gunung Sitoli sebesar 1,87 persen. Dengan demikian, gabungan 5 kota IHKdi SumateraUtara pada Desember 2020 inflasi 0,75 persen. .Bulan Desember2020, Medantercatat inflasi0,65 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,48 padaNovember 2020 menjadi 104,15 padaDesember 2020. Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yangditunjukkan, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,00 persen; kelompok pakaian dan alas kakisebesar 0,12 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumahtangga sebesar 0,03 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoransebesar 0,07 persen; dan kelompok perawatan pribadi danjasa lainnya sebesar 0,38 persen. Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu, kelompok perlengkapan,peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tanggasebesar 0,05 persen; kelompok kesehatansebesar 0,03 persen; dan kelompok transportasi sebesar 0,19 persen. Tiga kelompoklainnya tidak mengalami perubahan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi,dan jasa keuangan; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; dan kelompokpendidikan. .Komoditasutama penyumbang inflasi selama Desember 2020 di Medan, antara lain cabai merah,cabai rawit, telur ayam ras, ikan dencis, minyak goreng, parfum, dan ikantongkol/ikan ambu-ambu..Dari 24kota IHK di Pulau Sumatera, seluruh kota tercatat inflasi. Inflasi tertinggi di Gunung Sitoli sebesar 1,87 persendengan IHK sebesar 107,85 dan terendah di Bengkulu sebesar 0,14 persen dengan IHK sebesar 104,33.