| Tanggal Rilis | : | 3 Januari 2022 |
| Ukuran File | : | 4.009038 MB |
Abstraksi
Pada Desember 2021, seluruh kota IHK di Sumatera Utara tercatat inflasi, yaituSibolga sebesar 0,17 persen; Pematangsiantar sebesar 0,85 persen; Medansebesar 0,44 persen; Padangsidimpuan sebesar 0,35 persen; dan Gunungsitolisebesar 0,62 persen. Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utarapada Desember 2021 inflasi 0,46 persen.Bulan Desember 2021, Medan inflasi 0,44 persen atau terjadi peningkatan IndeksHarga Konsumen (IHK) dari 105,46 pada November 2021 menjadi 105,92 padaDesember 2021. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga dari tujuh kelompokpengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar1,00 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,25 persen; kelompokperumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,10 persen;kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar0,30 persen; kelompok transportasi sebesar 0,11 persen; kelompok penyediaanmakanan dan minuman/restoran sebesar 0,68 persen; dan kelompok perawatanpribadi dan jasa lainnya sebesar 0,21 persen. Di sisi lain, kelompok yang mengalamipenurunan harga, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangansebesar 0,07 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,03persen. Dua kelompok pengeluaran lainnya tidak mengalami perubahan indeks,yaitu kelompok kesehatan; dan kelompok pendidikan.Komoditas utama penyumbang inflasi selama Desember 2021 di Medan antaralain, cabai rawit, ikan tongkol/ambu-ambu, telur ayam ras, minyak goreng, dagingayam ras, nasi dengan lauk, dan ayam goreng.Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatera, 22 kota tercatat inflasi. Inflasi tertinggi diPangkal Pinang sebesar 1,27 persen dengan IHK sebesar 107,16 dan terendah diPekanbaru sebesar 0,07 persen dengan IHK sebesar 106,53.