| Tanggal Rilis | : | 2 Agustus 2021 |
| Ukuran File | : | 1.003471 MB |
Abstraksi
.Pada Juli 2021, empat kota IHK di Sumatera Utara tercatat inflasi, yaitu Sibolga sebesar 0,62persen; Medan sebesar 0,31 persen; Padangsidimpuan sebesar 0,18 persen danGunung Sitoli sebesar 0,52 persen. Sementara itu, Pematangsiantar deflasi0,03 persen. Dengan demikian, gabungan 5 kota IHKdi SumateraUtara pada Juli 2021 inflasi 0,29 persen. . Bulan Juli2021, Medan inflasi 0,31 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,50 padaJuni 2021 menjadi 104,82 padaJuli 2021. Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga dari enamkelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen; kelompok perlengkapan,peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tanggasebesar 0,52 persen; kelompok kesehatansebesar 0,03 persen; kelompok transportasi sebesar 0,20 persen; dan kelompokinformasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen. Di sisi lain, kelompok perawatan pribadi danjasa lainnya menunjukkan penurunan indeks sebesar 0,27 persen. Empat kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks, yaitu kelompokperumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya; kelompok pendidikan; serta kelompokpenyediaan makanan dan minuman/restoran..Komoditasutama penyumbang inflasi selama Juli 2021 di Medan antara lain, cabai merah,cabai rawit, kacang panjang, ikan asin teri, cabai hijau, ketimun, dan angkutanudara.. Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatera, 13 kota tercatat inflasi. Inflasitertinggi di Sibolga sebesar 0,62 persen dengan IHK sebesar 106,96dan terendah di Bandar Lampung sebesar 0,14 persen dengan IHK sebesar 107,41.