Jumlah angkatan kerja di Sumatera Utara pada Agustus 2014 mencapai 6,27 juta orang atau berkurang sekitar 229 ribu orang bila dibanding angkatan kerja Agustus 2013, yaitu sebesar 6,50 juta orang.
Jumlah penduduk yang bekerja di Sumatera Utara pada Agustus 2014 mencapai 5,88 juta orang atau berkurang sekitar 200 ribu orang bila dibanding keadaan pada Agustus 2013 sebesar 6,08 juta orang.
Jumlah pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 419 ribu pada Agustus 2013 menjadi 391 ribu pada Agustus 2014 atau berberkurang sebanyak dua puluh delapan ribu orang.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumatera Utara pada Agustus 2014 mencapai 6,23 persen, mengalami penurunan sebesar 0,46 persen poin dibanding TPT Agustus 2013, yaitu sebesar 6,45 persen.
Lapangan pekerjaan yang banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor pertanian sebesar 42,52 persen, diikuti oleh sektor perdagangan, rumah makan, dan akomodasi sebesar 20,08 persen, dan sektor jasa kemasyarakatan, social, dan perorangan sebesar 15,39 persen. Sedangkan sektor Industri yang paling sedikit menyerap tenaga kerja sebesar 7,84 persen.
Pada Agustus 2014, jumlah penduduk yang bekerja sebagai buruh/karyawan sebesar 2,29 juta orang (38,95%), pekerja keluarga 1,03 juta orang (17,47%), berusaha sendiri sejumlah 1,08 juta orang (18,31%), dan berusaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 923 ribu orang (15,70%).
Berdasarkan jumlah jam kerja, pada Agustus 2014 sebesar 4,02 juta (68,42%) bekerja diatas 35 jam perminggu, sedangkan pekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 14 jam hanya sebesar 325 ribu orang (5,52%).
Pada Agustus 2014, pekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebesar 2,01 juta orang (34,23%), sedangkan pekerja dengan pendidikan Diploma sebesar 134 ribu orang (2,27%) dan pekerja dengan pendidikan Sarjana hanya sebesar 397 ribu orang (6,76%).